Salesman Aset Perusahaan (…dan juga kutu loncat)

14 08 2008

Tim Penjualan atau yang lebih dikenal divisi “Sales” menentukan sekali persaingan usaha yang sangat ketat sekarang ini, bahkan divisi sales dianggap ujung tombak kesuksesan perusahaan. Diera Kompetisi sekarang ini sebuah perusahaan tidak akan sangat eklusif memproduksi barangnya sendirian atau monopoli, semua orang dikasih kesempatan yang sama.

Salesman sangat diandalkan untuk efektifitas promosi “Below The Line” dan Personal Selling, perusahaan yang profesional akan berusaha merancang atau membentuk divisi sales yang solid, effektif serta mempunyai ketrampilan (produktivitas) yang bagus. Karena perusahaan menyadari betapa pentingnya fungsi salesmannya bahkan menganggap sebagai aset perusahaan.

Salesman sebagai Aset tentunya memunculkan biaya yang terkadang sedikit lebih banyak daripada divisi lain, seperti untuk biaya trainning yang berkelanjutan, meeting kontinue (terkadang berpindah-pindah areanya), Tunjangan dan bonus yang sangat besar, Fasilitas penunjang seperti perumahan, mobil bahkan sekolah gratis.

Salesman terkadang menjadi “kutu loncat”, sering pindah kerja. Banyak alasan mereka melakukan itu, selain perusahaan asal menawarkan terlalu “sedikit” untuk tingkat kemampuan mereka, mungkin juga sebagai strategi peningkatan karier mereka. Bagi perusahaan tentu sangat menyadari proses wajar ini (walaupun terkadang itu menyakitkan perusahaan), namun terkadang mereka juga melakukan proses perekrutan yang diantara peserta statusnya sedang mapan (puncak) diperusahaan lamanya.

Terlepas dari sifat “kutu loncat”, perusahaan yang profesional akan mendukung upaya untuk meningkatkan kemampuan salesmannya, trainning mahalpun mungkin akan di lakukan, bonus/reward terus meneruspun akan selalu diadakan. Dan tidak mudah terkecoh untuk terlalu membatasi kreatifitas salesmannya untuk terus berkarya, bahkan beberapa perusahaan terjebak untuk tidak melakukan “meeting rutin” dengan alasan yang terkadang sangat mungkin masih bisa tersolusi. Pengaturan biaya yang baik bagi peningkatan kemampuan salesman tentu akan berbanding terbalik dengan produktifitas perusahaan.

Sukses !!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: