MENJUAL ITU CANDU, KEGAGALAN ITU VITAMIN

16 04 2007

Seperti biasa dipagi hari sebelum melaksanakan aktivitas salesman, tentu kita mempersiapkan segala sesuatu nya agar pekerjaan kita hari ini menjadi lebih baik dari pada kemarin, evaluasi kinerja harian, mingguan, atau bulanan akan membantu kita mencapai target yang diharapkan. 

“Bekerja itu tidak ada yang enak !” demikian salah satu ungkapan si Bos dalam suatu kesempatan briefing pagi untuk salesman. “kalau kalian membayangkan dibagian keuangan itu enak, kemudian dibagian adminsitrasi & gudang juga enak, maka kamu salah, semua ada resiko dan kendala” maklum pengalaman si Bos memang diawali dari bawah pernah di delivery, kemudian di survey, di administrasi dan juga keuangan di perusahaan saya. 

Memang kalau ngomong kerjaan, orang mungkin hanya melihat dari sisi luar sehingga yang dilihat enaknya saja, kesulitan & kendala tidak terlihat secara penuh. Mereka yang yang keuangan tentu akan secara selektif untuk mengeluarkan uangnya, bahkan terkadang akan berbenturan dengan divisi yang lain misal divisi sales, divisi umum dan sebagainya. Begitu juga divisi survey, kelihatannya enak data sudah ada, alamat sudah ada tinggal datengin saja, namun tahukah resikonya jika suatu saat ada baddept dipelanggan, atau divisi gudang, tidak kepanasan, tidak kehujanan namun sudahkah anda melihat jika mereka ada audit, barang kurang lengkap atau ada yang hilang tentu resiko mereka yang tanggung. 

Seorang salesman seringkali berpikir “rumput tetangga lebih hijau”, selalu memikirkan pekerjaan orang lain, tentu hasil yang dicapainya tidak bisa maksimal. Menjual itu candu, bayangkan sebatang rokok yang sampai sekarang diyakini lebih banyak kejelekannya dari pada manfaatnya, namun ribuan batang setiap harinya habis terbakar. Membuat diri kita kecanduan terhadap profesi menjual tentu mempengaruhi strategi menjual, sehingga tidak nikmat rasanya bila kita tidak bisa menjual produk kita hari ini. Seperti perokok yang yang belum merokok dalam sehari. Strategi apapun perlu dicoba, dan terkadang sedikit menyerempet bahaya jadi penting kiranya kita selalu up date teknik – teknik  penjualan. 

Fokus, sudah selayaknya kita melihat sesuatu dengan jeli fokuskan perhatian terhadap pekerjaan pastikan hidup ini berkualitas. Pada bulan-bulan pertama biasanya salesman gak akan yakin dengan pilihan pekerjaannya, bantuan motivasi dan sharing pengalaman dengan senior perlu dilakukan. Keyakinan terhadap pekerjaan, akan membuahkan focus terhadap tindakan kita dan pada bulan berikutnya anda harus sering mengulangi apa yang telah dilakukan senior yang berprestasi di tempat kerja anda. Proses berjualan terkadang menemui banyak kendala, anda harus yakin pasti itu ada solusinya. Lakukan pekerjaan dengan 1000% dirimu, jangan menunda-nunda. 

Kegagalan, mungkin saja akan terjadi, anda harus persiapkan. Tidak usah jera dengan usaha yang anda lakukan evaluasi dan perbaiki usaha itu. Kegagalan itu vitamin untuk kita, dengan kegagalan kita menjadi tahu cara-cara untuk meraih keberhasilan, karena kita tidak akan mengulang cara-cara yang gagal itu. Thomas alfa
Edison si penemu bola lampu, malah bangga dengan kegagalannya karena dia berhasil menemukan 1000 cara yang gagal untuk menemukan bola lampu dan akhirnya kini bola lampu telah menerangi kehidupan kita semua. Kegagalan itu seperti vitamin yang memberi kesempatan kepada kita untuk berlari lebih jauh lagi, bayangkan jika kita berlari terus tanpa harus minum, atau makan, namun jika berhenti sebentar untuk minum tentu kekuatan kita menjadi lebih baik. Jadi jika kita menemui kegagalan, tidak usah putus asa, namun persiapkan diri anda untuk meraih kesuksesan yang sudah didepan mata itu. 

Semua orang memiliki kesempatan yang sama, namun kesempatan itu anda yang harus temukan. Fokuskan pekerjaan salesman dengan 1000% diri anda dan tidak mudah putus asa dengan kegagalan, yakini bahwa itu vitamin, pasti membantu anda menemukan simpul-simpul kesuksesan untuk anda. Salam Sukses !!!


Aksi

Information

5 responses

18 04 2007
abudiarso

komentar

20 04 2007
Kuncoy

Semangat terus kawan-kawan ku semua dan jangan perna di padamkan. jangan lupa kesuksesan bukan hanya dari kerja keras saja, Doa perlu kita sertakan dalam setiap pekerjaan dan dalam kehidupan kita. semoga dengan Ikhtiar ini kita mendat mendapatkan Berkah dari Alla SWT Amien….
dan tetap SEMANGAT……….

24 04 2007
abudiarso

Terima kasih bung Kuncoy (sssst…user gw nih), atas perhatiannya….betul kerja keras aja tidak cukup: do’a dan syukur kepada maha pencipta tentu membuat kita semakin tegar ketika menghadapi sebuah kegagalan…thanks. Komentar yang lain sy tunggu bung

22 05 2007
Herry Indra Setyawan

Mr. Azhar, saya banyak belajar dari Anda. Dengan segala kerendahan hati, terima kasih atas apa yang sudah diberikan demi kesuksesan banyak orang, terutama di team sales yang pernah ada sentuh.

Menang tanpa perjuangan panjang bagaikan menang tanpa kebanggaan. Jika tidak ada kesukaran tidak akan ada kesuksesan. Jika tidak ada yang diperjuangkan tidak ada yang bisa dicapai.

Terdapat resiko dan biaya yang besar bagi setiap tindakan. Namun jauh lebih sedikit daripada resiko dan biaya jangka panjang bagi orang yang hanya berpangku tangan.

Tuhan berkomunikasi dengan manusia melalui kegagalan-kegagalan. Suatu hari nanti anda akan melihat hasil dan bersyukur pada Tuhan atas berkah kegagalan.

sum ego prosperitas (sukses adalah saya)

23 05 2007
Abudiarso

Terima Kasih Pak atas komentarnya, kelihatannya terlalu memuji. Selama saya bergabung di team bapak banyak sudah ilmu yang bisa saya dapatkan, salah satunya mencoba teknik baru dan gagal. Namun saya masih ingat ketika Team yang bapak pimpin bisa mencapai penjualan tertinggi sampai 5000 (aktif) se bulan untuk pasca bayarnya aja, luar biasa….mungkin satu-satunya di indonesia.thanks

Selamat & Sukses pak Infonya sekarang mutasi ke Jakarta, mendapatkan tantangan baru dari perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: