Telemarketing : Strategi Alternatif Menembus Pasar

25 06 2008

…Halo Selamat Pagi, saya ANA dari PT…….., maaf apakah betul dengan Bapak…..? .. Oya pak, kebetulan kita dari PT….. sedang meluncurkan program bagi-bagi ……GRATIS ! (akhirnya percakapan ini berlanjut kurang lebih 10 menit sambil tetap mengerjakan pekerjaan kantor, namun luar biasanya saya dapat bercerita …kisah telpon ini kurang lebih 10 menit lebih ke orang lain)

Dulu ketika telekomunikasi belum se heboh sekarang ini, telemarketing memang menjadi pilihan beberapa operator besar untuk menawarkan produknya. Sebagai produk yang boleh dibilang “high end” penawaran melalui telemarketing memang cenderung mudah diterima, karena sifatnya memang secara personal langsung ke end user.

Telemarketing tidak saja populer dibidang “marketing” bahkan juga dinamai dengan Telesales, dengan tujuan menjual sebagai target utamanya bukan sebagai media branding semata. Penawaran seperti ini sangat effektif kalau sasaran market kita adalah corporate atau personal, yang biasanya berada di kota-kota yang sangat sibuk seperti surabaya atau Jakarta.

Menembus medan market dengan lebih cepat dan to the point, menjadi alasan kenapa beberapa perusahan seperti perbankan, telekomunikasi, bahkan consumer good (susu misalnya) untuk memilih cara ini. Produsen susu bayi misalnya mempunyai cara tersendiri untuk selalu mengingatkan konsumennya tentang susu terbaik untuk putra/putrinya.

Kunjungan lebih banyak, dengan telemarketing dalam satu hari memungkinkan sekali mengunjungi 30 – 50 orang untuk memprospek dengan rata2 10 menit (dulu di perusahaan saya, telemarketing wajib call 40 calon customer). Tanpa melalui prosedur buat proposal, ketemu satpam, orangnya sulit ditemui alias sibuk terus dan mungkin kan masih banyak alasan yang lain.

Selling Plus Branding, dengan telemarketing fungsi pemasaran mengena semua, tidak hanya penjualan namun juga brand image apalagi kalau produk kita masih baru tentu akan sangat berguna untuk menunjang iklan kita yang ada di media. Dan terkadang kita akan mendapat informasi-informasi metode penjualan yang lebih baik, karena kita mendapatkan feedback langsung dari pelanggan atau calon pelanggan.

Memulai telemarketing sangat tepat kalau dimulai kalau dari pelanggan yang sudah exist, selain menciptakan repeat order, mungkin akan mendapatkan referensi positif dari pelanggan tersebut. Selain database mudah didapat karena pelanggan kita sendiri juga untuk memberikan informasi terbaru tentang produk kita sebagai bagain dari pelayanan.

……untuk langkah strategis, mengolah ketersediaan database utk di call, program reward untuk agen, akan kita bahas pada edisi berikutnya.

Salam Hebat !!
Juni08





Event Of The Year

9 06 2008

Di dunia sales & marketing tentu kita sering dihadapkan, kapan dan dimana kita akan melakukan Event. Event effektif dilakukan untuk memenuhi target perusahaan, namun tentunya event itu mengalami berbagai kajian dari perusahaan baik secara financial ataupun target market.

Apabila semua telah memenuhi syarat maka kita akan melakukan event tersebut, jadi siap-siap seorang salesman “mengorbankan” waktu istirahatnya. Namun hal ini merupakan hal yang biasa bagi seorang salesman yang mau berhasil.

Event of The Year, banyak moment penting yang ada disekitar kita yang dapat kita gunakan untuk melakukan penjualan, event HUT kota tempat tinggalmu, Hari besar negara ( hari kartini, hari kemerdekaan dll). Kalau kita jeli pasti kiata akan dapatkan moment itu, bahkan mungkin kita hanya mengeluarkan minim biaya (….biasanya perusahaan menerapkan “biaya kecil, jualan sebanyak-banyaknya”).

Nah sekarang sudah siapkah anda profesional di bidang sales, bisa dimulai dengan membuat event of The year