Pagi itu…..seorang salesman property datang di kantor dimana saya bekerja…presentasinya dimulai dari lokasi perumahan yang dijual, mulai akses jalan, proses KPR, Biaya KPR dengan uang muka ringan dan dapat di cicil, konsep perumahannya, serta keunggulan yang lain dia ceritakan ( beberapa orang di tempat kerja saya kelihatan serius memperhatikan cerita salesman tersebut) bahkan legalitasnya dia berani jamin, namun sayang pada saat akhir ketika salah sorang teman saya meminta brosur perumahan itu (mungkin untuk mempertimbangkan dengan istrinya) tidak dikasih oleh salesman dengan alasan brosurnya habis, dan masih dalam proses cetak.
Dalam kejadian di atas sebenarnya salesman sudah hampir berhasil, namun kekecewaan terakhir menyebabkan kawan saya perpindah ke sales lain yaitu dengan menelpon kantor pemasarannya langsung (beberapa hari lalu saya sempat diajak langsung melihat lokasi perumahan)
Dalam profesi Sales & Marketing, presentasi menjadi ‘sarapan’ wajib bagi marketer agar berhasil dalam mencapai target yang di percayakan perusahaan, tidak saja bisnis Network Marketing namun di kebanyakan industri lain juga. Bahkan di beberapa perusahaan memperkuat teknik presentasi, perlu dilaksanakan training atau seminar khusus untuk karyawannya.
Sebuah acara (Vision Seminar; Surabaya 8 Juli 2007) yang diadakan oleh salah satu Network Marketing terkenal dengan peserta terbanyak di Indonesia (Pemecahan Record MURI) sangat menganjurkan untuk melakukan presentasi sebanyak-banyaknya, kualitas presentasi akan terbentuk dari pengalaman seringnya melakukan presentasi. Mulai dari Silver Planner yaitu melakukan presentasi sebanyak 15x dalam sebulan, juga ada Gold Planner melakukan presentasi 30x dalam sebulan (dalam 3 bulan berturut-turut).
Salah seorang Top Leader, pembicara dalam acara itu meyakini presentasi yang dilakukan secara kontinue akan menghasilkan kualitas yang membuatnya berhasil, tidak saja Mobil Mewah, Kapal Pesiar, Pesawat Terbang yang telah didapat namun yang lebih penting adalah membantu orang lain untuk bisa sukses dan lebih bahagia dalam hidup ini adalah kenikmatan yang tak ternilai dengan materi.
Resiko ditolak atau tidak di perhatikan sama sekali oleh calon pelanggan/member kita seharusnya menjadikan kita termotivasi meningkatkan kuantitas dan memperbaiki teknik dalam presentasi, mempersiapkan materi presentasi (mulai A to Z, termasuk brosur cadangan) sangat dianjurkan untuk mencapai hasil yang maksimal. Presentasi pertama mungkin akan tidak berarti apa-apa bagi calon pelanggan/member kita karena setiap ada pertanyaan balik tidak bisa dijawab dengan memuaskan karena persiapan kita di produknowledge pasti masih kurang, dan biasanya pertanyaan diluar perhitungan kita.
Jawaban yang benar dan terkadang diplomatis akan meningkatkan kualitas presentasi kita, sangat tidak dianjurkan untuk tidak melakukan kebohongan dalam presentasi bisnis. Sekali kita berbohong pasti akan menjadi kelemahan kita suatu saat nanti, dan juga akan meruntuhkan kepercayaan kepada kita.
Saat kita bekerja sebagai marketer; a. Membaca (dapat pula mendengarkan kaset/ melihat CD) tidak saja buku motivasi namun juga penguasaan produk akan meningkatkan kemampuan presentasi, b. Presentasi berdasarkan pengalaman dan sharing, kuantitas presentasi menjadi nilai terkuat untuk berhasil dalam bisnis Network Marketing, kualitas akan mengikuti kuantitas, didalam bisnis secara umum hal ini juga berlaku “Practise Makes Perfect”, c. Pertemuan/Meeting/Trainning, kegiatan ini sangat disarankan agar marketer untuk selalu hadir, informasi baru, motivasi dan mungkin sharing dengan mereka yang sudah berhasil pasti akan memunculkan inspirasi/ide dan inovasi dalam menjalankan pekerjaan.
Kerendahan hati untuk menerima ide orang lain tentunya menjadi kekuatan tambahan dalam presentasi bisnis yang kita jalankan. Salam Sukses !!
Komentar Terakhir